ah, pinguinku kenapa harus kau alami semua ini. Di saat kau telah berhasil menguak arti sebuah rasa, mengapa luka justru datang menyapa..ingin rasanya membuat perhitungan dengan orang yang menorehkan luka dihatimu, tapi aku yakin kau akan melarang. Karena kau yakini keputusannya adalah yang terbaik, meski harus meninggalkan luka dihatimu. Ah, pinguin tak kusangka curhat-curhat panjang itu akan berakhir seperti ini. Maafkan jika sembabnya matamu luput dari pandanganku. Tapi yakinlah aku mencoba meresapi apa yang sedang kau rasa. aku yakin kau tegar dan menarik hikmah dari apa yang kau alami, pun juga aku.
Ketuk pintuku dan silahkan bertamu. Nikmati secangkir teh dan beberapa potong kata tersurat serta tersirat. Mengguratkan senyum, mengharukan hati, bergolak amarah. Semoga ada ibrah. It's me.... Eeshma *_*
Sunday, 24 October 2010
Bahasa tanpa Kata Kita
Tak kutemukan kata
Sapa pujangnga menjadi tiada
syairkan segala tentangmu
puisiku bisu
imajinasiku kaku
sebab... Kutularkan makna tanpa bahasa
sebab... Kata tak berdaya di hadapan cinta
Subscribe to:
Posts (Atom)